Katingan, Kalimantan Tengah - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan dugaan mengejutkan terkait gugurnya tiga anggota Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan dan temuan bukti baru di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kompolnas menduga kuat bahwa ketiga anggota Polri tersebut tidak tewas karena tenggelam, melainkan menjadi korban serangan komplotan narkoba.
Hal ini diungkapkan oleh Komisioner Kompolnas, Supardi Hamid, saat meninjau lokasi kejadian di Desa Tumbang Kalemei.
"Dugaan ini muncul setelah pihak kami mengecek tempat kejadian perkara dan menemukan ceceran darah yang mengarah hingga ke sungai," ujar Supardi Hamid. Temuan ini, menurutnya, secara langsung membantah dugaan awal yang menyebutkan bahwa para korban meninggal dunia murni karena kecelakaan tenggelam saat menjalankan tugas.
Ketiga anggota Polri yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah:
Ipda Anumerta Sumariyanto
Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putr
Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana
Peristiwa tragis ini bermula ketika tim dari Satresnarkoba Polres Katingan sedang menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan peredaran sabu di wilayah tersebut. Saat proses penindakan, petugas mendesak masuk ke sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penggunaan narkoba. Situasi berubah menjadi tidak kondusif ketika para pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.
Tim dari Polda Kalimantan Tengah, termasuk Tim Inafis, telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti forensik yang akan mengungkap kronologi kejadian secara utuh (referensi visual ) yang menunjukkan petugas kepolisian memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, termasuk di dekat sebuah bangunan kayu dengan menara air oranye).
Lebih lanjut, Kompolnas menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti pada para pelaku di lapangan. "Kompolnas menilai kasus ini harus diusut hingga ke jaringan besar narkoba yang berada di balik peristiwa tersebut," tambah Supardi Hamid.
Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah melalui Kabid Humas menyatakan komitmennya untuk mengungkap kasus ini secara transparan dan tuntas. Kepergian ketiga anggota Bhayangkara ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan institusi Polri.
Tragedi di Tumbang Kalemei ini diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk membongkar total jaringan narkoba yang beroperasi di Katingan dan wilayah sekitarnya. KABAR INVESTIGASI ID.
Rep : Tim Investigasi

Komentar
