SAMBAS — Upaya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas terus digencarkan secara sinergis. Jajaran Polres Sambas bersama Kodim 1208/Sambas melaksanakan pengecekan serta uji fungsi perangkat deteksi air bawah tanah atau Groundwater Detector di Makodim 1208/Sambas, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., Dandim 1208/Sambas Letkol Inf. Dwiyanto Kusumo, M.A.P., serta jajaran personel Kodim 1208/Sambas. Kehadiran pimpinan tertinggi dua instansi ini mencerminkan soliditas TNI-Polri dalam mengantisipasi bencana lingkungan di wilayah perbatasan.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono, menjelaskan bahwa pengujian perangkat teknologi ini merupakan langkah taktis untuk memaksimalkan pencarian dan pemetaan sumber air.
"Penggunaan Groundwater Detector diharapkan dapat membantu memberikan informasi awal mengenai indikasi sumber air di bawah permukaan tanah. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan dalam menghadapi karhutla," ujar AKP Sadoko.
Dalam proses uji fungsi tersebut, perangkat utama Groundwater Detector dioperasikan di titik lokasi yang telah ditentukan. Mekanisme kerja alat ini menampilkan hasil pembacaan secara langsung melalui telepon seluler dalam bentuk visualisasi kondisi lapisan bawah permukaan tanah. Data akurat tersebut nantinya difungsikan sebagai bahan pendukung utama bagi satuan tugas dalam melakukan pemetaan titik ketersediaan air guna memudahkan penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di daerah yang rawan.
Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen nyata aparat penegak hukum dan pertahanan kewilayahan dalam mengadopsi inovasi teknologi guna melindungi kelestarian lingkungan serta keselamatan warga Kabupaten Sambas dari dampak buruk kebakaran lahan.
Rep : Tim Investigasi

Komentar