‎Sebut Polsek Kampung Rakyat Mandul, Warga Desak Kapolres Labusel Tangkap Bandar Narkoba ‘BBA’ -->

Iklan Semua Halaman

‎Sebut Polsek Kampung Rakyat Mandul, Warga Desak Kapolres Labusel Tangkap Bandar Narkoba ‘BBA’

Kabar Investigasi
Minggu, 19 Juli 2026

 


‎LABUHANBATU SELATAN – Dugaan pembiaran terhadap bandar besar narkoba berinisial BBA di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Menilai Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Rakyat mandul dan tidak berdaya, warga kini mengarahkan tuntutan mereka langsung kepada Markas Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu Selatan (Labusel).

‎Kapolres Labusel didesak untuk segera turun tangan memimpin langsung pemberantasan jaringan narkoba tersebut, mengingat lokasi aktivitas haram BBA yang berada "selemparan batu" dari Mapolsek Kampung Rakyat namun tetap aman beroperasi selama puluhan tahun.

‎Ketua Aliansi Pemuda Peduli Labusel menyatakan bahwa runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Polsek setempat harus segera disikapi oleh tingkat polres. Menurutnya, Polres Labusel tidak boleh tinggal diam melihat adanya kesan tebang pilih dalam penegakan hukum di wilayah hukumnya.

‎"Kami meminta dengan tegas kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan untuk mengambil alih penanganan ini. Jika Polsek Kampung Rakyat tidak mampu atau enggan menyentuh BBA, maka Satres Narkoba Polres Labusel harus turun dan menunjukkan taringnya. Jangan biarkan marwah institusi kepolisian di mata masyarakat Labusel runtuh hanya karena satu nama bandar besar," tegasnya kepada awak media, Minggu (19/7/2026).

‎Senada dengan hal tersebut, beberapa tokoh masyarakat di Desa Perlabian mengungkapkan bahwa ratusan pemberitaan investigatif yang telah dirilis media seharusnya sudah lebih dari cukup menjadi informasi awal (informasi kepolisian) bagi Polres Labusel untuk melakukan penyelidikan intensif. Warga menduga kuat adanya sumbatan informasi atau bahkan oknum yang menjadi pelindung di tingkat bawah, sehingga tindakan langsung dari Polres sangat dibutuhkan.

‎"Kami menaruh harapan terakhir pada komitmen Kapolres Labusel. Tangkap BBA dan bersihkan kampung kami. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari Polres, kami menduga ada pembiaran yang terstruktur, dan kami tidak akan ragu untuk membawa persoalan ini ke tingkat Polda Sumut hingga Mabes Polri," ujar salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan.

‎Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih terus berupaya meminta konfirmasi resmi dari Kapolres Labuhanbatu Selatan beserta Kasat Resnarkoba terkait langkah konkret yang akan diambil untuk merespons tuntutan dan keresahan mendalam warga Kampung Rakyat ini.


Rep : NR hasib