KUALUH LEDONG, LABUHANBATU UTARA – Jeritan dan keresahan mendalam tengah dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Warga mengeluhkan maraknya aktivitas tempat hiburan malam (THM) ilegal serta dugaan praktik prostitusi terselubung—yang akrab disebut warga sebagai "penjualan lendir"—yang diduga tanpa izin resmi yang beroperasi bebas di wilayah mereka.
Lebih memprihatinkan lagi, lokasi-lokasi tersebut diduga kuat menjadi sarang peredaran gelap narkotika yang mengancam masa depan generasi muda setempat.
Menurut penuturan beberapa tokoh masyarakat setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, keberadaan tempat maksiat ini sudah sangat terang-terangan. Dentuman musik dari THM tak berizin kerap mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hari.
"Kami sudah sangat resah. Tempat-tempat itu beroperasi diduga tanpa izin dan bebas begitu saja. Bukan cuma masalah moral dan kebisingan, kami sangat khawatir karena lokasi-lokasi tersebut diduga kuat menjadi tempat transaksi dan peredaran narkoba," ujar salah seorang perwakilan warga dengan nada geram.
Warga menilai, pembiaran terhadap aktivitas ilegal ini lambat laun akan merusak tatanan sosial dan mentalitas remaja di Kecamatan Kualuh Ledong. Mereka khawatir anak-anak mereka terjerumus ke dalam lingkaran hitam narkoba dan pergaulan bebas.
Masyarakat kecamatan kualuh ledong mendesak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Satpol PP selaku penegak Perda, serta aparat kepolisian sektor (Polsek) Kualuh Hilir/Ledong dan Polres Labuhanbatu untuk segera turun tangan.
Warga menuntut adanya tindakan nyata berupa:
1. Razia gabungan berskala besar di titik-titik yang dicurigai sebagai THM ilegal.
2. Penutupan paksa dan penyegelan tempat prostitusi terselubung yang tidak memiliki izin.
3. Penyelidikan mendalam dan pemberantasan jaringan peredaran narkotika yang diduga bersarang di lokasi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, jurnalis masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian Sektor setempat dan Pemerintah Kecamatan Kualuh Ledong terkait langkah konkret yang akan diambil untuk menyahuti jeritan masyarakat kualuh ledong.
Warga menegaskan tidak akan tinggal diam jika aspirasi mereka diabaikan. Jika tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, dikhawatirkan warga akan kehilangan kesabaran dan melakukan aksi massa untuk menertibkan sendiri tempat-tempat maksiat tersebut.
Rep : NR hasib

Komentar