‎Sambut Nuzulul Qur’an, Pemuda Desa Air Merah Hidupkan Syiar Islam Lewat Festival Anak Sholeh -->

Iklan Semua Halaman

‎Sambut Nuzulul Qur’an, Pemuda Desa Air Merah Hidupkan Syiar Islam Lewat Festival Anak Sholeh

Kabar Investigasi
Minggu, 15 Maret 2026

 


‎LABUSEL – Memasuki pekan terakhir bulan suci Ramadhan 1447 H, geliat religiusitas di Desa Air Merah tampak kian bertenaga. Mengambil momentum menyambut malam Nuzulul Qur’an, para pemuda dan pemudi desa sukses menghelat Festival Anak Sholeh, sebuah inisiatif yang mengubah wajah desa menjadi panggung edukasi dan syiar Islam bagi generasi muda, Sabtu (14/03/2026).

‎Kegiatan ini bukan sekadar seremoni musiman. Lebih dari itu, Festival Anak Sholeh hadir sebagai manifestasi nyata komitmen pemuda dalam membentengi moralitas generasi penerus melalui kompetisi yang edukatif dan bernuansa Islami.

‎Berbagai perlombaan keagamaan yang melibatkan anak-anak dan remaja menjadi magnet bagi warga. Antusiasme masyarakat yang meluap menunjukkan kerinduan akan ruang-ruang positif di tengah desa.

‎Abdi Suganda Rambe, selaku Koordinator Pelaksana, menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah strategis pemuda untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai Qur’ani sejak dini.


‎"Kami berterima kasih atas dukungan penuh masyarakat dan tokoh-tokoh penting desa. Festival ini adalah bukti bahwa pemuda Desa Air Merah siap menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan keagamaan yang substantif," ujar Abdi dalam keterangannya.

‎Kemeriahan acara ini turut dihadiri oleh figur-figur penting, di antaranya Anggota DPRD Labusel, Muhammad Mahfuddin Harahap, serta Pj Kepala Desa Air Merah, Syamsir Siregar. Kehadiran mereka memberikan sinyal kuat adanya dukungan penuh dari tataran legislatif maupun eksekutif desa terhadap gerakan pemberdayaan pemuda.

‎Secara garis besar, keberhasilan acara ini menuai respons positif:

‎Penguatan Karakter: Menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak dalam penguasaan ilmu agama.

‎Harmonisasi Desa: Menjadi titik temu seluruh lapisan warga untuk bersatu dalam semangat Ramadhan.

‎Keberlanjutan: Masyarakat berharap festival ini bertransformasi menjadi agenda tahunan tetap (annual event) Desa Air Merah.

‎Meski rangkaian festival pada Ramadhan 1447 H ini telah berakhir, semangat yang ditinggalkan diharapkan tidak ikut padam. Panitia berharap nilai-nilai positif dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Labuhanbatu Selatan dalam mengelola potensi generasi mudanya.


‎Dengan suksesnya Festival Anak Sholeh, Desa Air Merah telah membuktikan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisiknya, tetapi juga dari investasi mental dan spiritual generasi mudanya.

Rep__NR Hasib