WAYKANAN -- Tim gabungan dari Polres Way Kanan bersama Polda Lampung mengungkap dugaan keterlibatan pihak lain dalam kaburnya delapan tahanan,(23/02/2026)
Seorang pria berinisial SR yang diketahui bekerja sebagai penjaga kantin diamankan karena diduga membantu proses pelarian tersebut.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari menjelaskan, SR diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan terkait peristiwa kaburnya para tahanan.
“Tim gabungan telah mengamankan seorang pria berinisial SR, pekerja kantin, yang membantu pelarian delapan tahanan tersebut,” kata Kombes Yuni Senin (23/2/26)
Menurutnya, dalam aksi pelarian itu SR diduga berperan menyediakan alat berupa gergaji besi yang digunakan para tahanan untuk mendukung rencana pelariannya..
“SR ini membantu mereka dengan memberikan gergaji besi sebagai alat yang digunakan untuk melakukan pelarian,” tegas Kabid Humas Polda Lampung
Saat ini, SR telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peran serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Kami mohon doa agar para tahanan ini dapat segera kembali ditangkap. Untuk perkembangan selanjutnya akan terus kami sampaikan,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, delapan tahanan dilaporkan kabur pada Minggu (22/2/2026) dini hari. Mereka diduga melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas jaga dan menjebol plafon ruang tahanan.
Adapun kedelapan tahanan tersebut masing-masing berinisial KR (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), NO (kasus penggelapan, tahanan Polsek Baradatu), JO (kasus pencurian, tahanan Polsek Blambangan Umpu).
Kemudian RI (kasus pencurian, tahanan Polsek Blambangan Umpu), DA (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), RA (kasus narkoba, tahanan Satresnarkoba), SA (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), serta HE (kasus narkoba, tahanan Satresnarkoba).
Sedangkan untuk siapa petugas yang sedang bertugas jaga tahanan pada saat kejadian,Kebid Humas Polda Lampung belum memberikan keterangan
Rep : Idris

Komentar