Waykanan -- Pihak Polres Way Kanan akhirnya memberikan keterangan terkait kaburnya delapan tahanan yang sebelumnya ramai diperbincangkan di pesan berantai dan status WhatsApp, Minggu (22/2/26).
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat ini jajaran kepolisian masih berada di lapangan untuk melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri.
“Masih di lapangan, sampai saat ini masih di kebun (mencari tahanan yang kabur), mohon doanya,” ujar AKBP Didik saat dikonfirmasi Minggu (22/2/26).
Meski demikian, AKBP Didik belum membeberkan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keterangan resmi masih disiapkan oleh bagian humas.
“Narasi masih dibuat Kasi Humas, silakan langsung ke Kasi Humas (Polres Way Kanan) atau ke bu Kabid (Polda Lampung). Kalau sudah ada nanti saya kirimkan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, delapan tahanan dilaporkan kabur pada Minggu dini hari. Mereka diduga melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas jaga dan menjebol plafon ruang tahanan.
Kedelapan tahanan tersebut masing-masing berinisial KR (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), NO (kasus penggelapan, tahanan Polsek Baradatu), JO (kasus pencurian, tahanan Polsek Blambangan Umpu), RI (kasus pencurian, tahanan Polsek Blambangan Umpu), DA (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), RA (kasus narkoba, tahanan Satresnarkoba), SA (kasus pencurian, tahanan Satreskrim), serta HE (kasus narkoba, tahanan Satresnarkoba).
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan dan pihak kepolisian belum merinci langkah pengamanan lanjutan pascakejadian tersebut. (Idris)

Komentar