LABUHANBATU SELATAN – Integritas tata kelola pemerintahan Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, kini berada di ujung tanduk. Gerakan Mahasiswa Air Merah (GAMARA) resmi melayangkan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan pada Selasa (27/01/2026), memicu tuntutan audit besar-besaran terhadap penggunaan anggaran negara.
Langkah hukum ini diambil menyusul menguatnya indikasi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang diduga melibatkan Penjabat (Pj) Kepala Desa setempat dalam kurun waktu anggaran 2022 hingga 2025.
Dalam laporannya, GAMARA menyoroti "tembok tebal" yang menghalangi akses masyarakat terhadap informasi keuangan desa. Terdapat tiga poin krusial yang menjadi dasar aduan tersebut:
Minimnya Akuntabilitas: Laporan realisasi anggaran dinilai tidak transparan dan sulit diakses publik.
Indikasi Nepotisme: Dugaan keterlibatan lingkaran terdekat aparatur desa dalam proyek pembangunan fisik maupun non-fisik.
Penyimpangan Prosedural: Pola pengelolaan anggaran yang dianggap mengangkangi prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government).
Ketua GAMARA, Ganda, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi dengan praktik yang merugikan rakyat. Ia menyebut pengaduan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan murni masalah penegakan hukum.
"Dana Desa adalah hak rakyat, bukan 'uang saku' penguasa. Ketika pengelolaan dilakukan secara tertutup dan sarat kejanggalan, penegakan hukum menjadi satu-satunya jalan. Kami mendesak Kejari Labusel segera melakukan audit forensik," tegas Ganda dalam keterangan persnya.
Secara yuridis, jika dugaan ini terbukti, oknum yang terlibat terancam jeratan berat UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Praktik ini juga dinilai melanggar mandat TAP MPR RI Nomor XI/MPR/1998 terkait penyelenggaraan negara yang bersih dari KKN.
GAMARA menyatakan akan mengawal kasus ini hingga ke meja hijau demi memastikan marwah Dana Desa kembali kepada fungsi aslinya: menyejahterakan masyarakat, bukan segelintir elite desa
Rep__NR hasib

Komentar