KUALUH LEDONG – Sikap Kapolsek Kualuh Hilir kembali menuai sorotan tajam dari awak media. Pasalnya, Kapolsek Kualuh Hilir diduga bersikap alergi terhadap konfirmasi wartawan terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Desa Air Hitam, yang disebut-sebut melibatkan seorang terduga bandar besar berinisial Pentol.
Alih-alih memberikan klarifikasi atau melakukan penindakan hukum sebagaimana tugas dan fungsinya sebagai aparat penegak hukum, Kapolsek Kualuh Hilir justru diduga memblokir nomor WhatsApp awak media Pers NKRI dari media kabarinvestigasi.id yang berupaya melakukan konfirmasi pemberitaan. Tindakan tersebut dinilai mencederai prinsip keterbukaan informasi publik dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat 30/01/2026
Pemblokiran nomor WhatsApp awak media yang memberitakan dugaan aktivitas bandar sabu tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Kapolsek Kualuh Hilir tidak serius dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum yang dipimpinnya. Bahkan, sikap tersebut menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat bahwa aparat setempat diduga melakukan pembiaran, bahkan disinyalir sebagai pelindung jaringan narkoba, sebagaimana telah diberitakan oleh beberapa media sebelumnya.
Munawir, awak media Pers NKRI dari kabarinvestigasi.id menyayangkan sikap Kapolsek Kualuh Hilir yang memilih memblokir kontak wartawan dibandingkan merespons konfirmasi dan mengambil langkah tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di wilayahnya.
“Jika Kapolsek Kualuh Hilir tidak sanggup memberantas narkoba di kampung kami, silahkan letakkan jabatan bapak sebagai Kapolsek di Kecamatan Kualuh Hilir. Kami tidak mau punya aparat yang tidak sanggup memberantas narkoba di wilayah kami,” tegas Munawir.
Masyarakat pun berharap agar Kapolda Sumatera Utara segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja Kapolsek Kualuh Hilir. Mereka meminta agar dilakukan pencopotan jabatan apabila terbukti Kapolsek Kualuh Hilir tidak mampu, atau tidak berani, memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Kualuh Hilir belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemblokiran nomor WhatsApp awak media maupun langkah penindakan terhadap terduga bandar narkoba yang dimaksud.
Rep__Munawir

Komentar
