MOU Kapolri-Dewan Pers, lnstitusi Kepolisian RI, Raih Penghargaan "*Hoegeng Award "* dari Insan Pers. -->

Iklan Semua Halaman

MOU Kapolri-Dewan Pers, lnstitusi Kepolisian RI, Raih Penghargaan "*Hoegeng Award "* dari Insan Pers.

Kabar Investigasi
Selasa, 20 Januari 2026

 



Jakarta, 20 Januari 2026 -- Kondusif Dr Bernard BBBBI Siagian SH.MA kp Ketua.DPP.GAKORPAN # LBH PERS.Prima Presisi Polri Rumah Besar Relawan RPG.08 Suara Rakyat untuk Keadilan Pada Hari Senin, 19/01/2026, Dalam suatu ajang Silaturahmi & Dialog GAKORPAN & SARJANA PANCASILA.


 Forum Kebangsaan Bela Negara Pancasila UUD 45, NKRI Harga Mati di Kantin Samsat SPKT, Wartawan Mapolda Metro Jaya. Dr Bernard BBBBI Siagian SH.MAkp mrngatakan bahwa lnstitusi Kepolisian Negara Republik lndonesia sesuai UU.RI No 2 Tahun 2002, penegasan Sprint dari KAPOLRI.


Tentang komitmen serius didalam rangka menjalankan mekanisme UU.KIP No.14 tahun 2008 segi Transparansi Keterbukaan lnformasi Publik  dengan ber sinergitas. 


Di hadapan insan pers yang hadir, Dr Bernard BBBBI Siagian SH.MA kp memberikan arahan khusus terkait profesionalisme insan.Pers selaku jurnalisme sejati,  dan sehati. 


 Dr.Bernard GAKORPAN  juga menekankan bahwa sinergitas ini harus pola berpijak pada pola aturan hukum dan supremasi sebagai panglima bagi rakyat kecil faktor independensi organisasi pers. yang solid, kompak, kuat .lntegritas berdaya juang tinggi serta bahu membahu gotong royong dalam kinerja mumpuni yang aktual untuk menghindari pelbagai konotasi : 3 S Salam ,Sapa,Senyum Namun bukan sorotan kriminalisasi.


 KKN ; "*Suap "* & Pemerasan serta maraknya sekarang bentuk pesanan mafia kasus oleh oknum oknum tidak bertanggung jawab sengaja hasutan untuk membenturkan Polri dan Pers serta meng analisa .mengkaji faktor kriminalisasi yang diterima awak.media di lapangan. Exceptasi kuli tinta disingkirkan, masuk bui. Mirisnya kriminalisasi para insan wartawan tersebut. 


Prakteknya di Lapangan rentan agar ada payung hukum nya agar tidak terkena delik hukum, teror, pembunuhan, pembakaran rumah awak media, lntimidasi sesat bentuk penganiyaaan oleh premanisme bayaran untuk menghentikan laju langkah para awak media dalam mengungkap fakta kasus dan temuan pemberitaan krusial yang tentunya merugikan melukai rakyat jelata yang miskin. Wartawan untuk lebih berhati hati dalam.karya jurnalis, menginvestigasi temuan mengungkap kasus kasus krusial di lapangan menyangkut AP H & aparat .Konon di masa akan datang Waspadalah.


 Sinergitas demi keberlangsungan harmonisasi Citra Polisi dan PERS di masa depan Sesuai dengan motto & amanat luhur Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang PERS . Juga MoU Kapolri-Dewan Pers. 


 Dr Bernard pun senantiasa berpesan agar setiap aqidah suatu karya jurnalistik yang dihasilkan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah, juga segi pemberitaan yang berimbangan, akurasi berita faktual, soliditas dan tanpa suatu lntimidasi.


Prasangka buruk serta maksud untuk rekayasa sesat, kongkalikong dengan aparat, juga itikad buruk sisi Pers yang merdeka, serta lndependen Tetap rapatkan barisan & harus menjaga marwah lnstitusi nya sebagai lembaga yang profesional agar tidak terjadi benturan hukum dikemudian hari," tegas David Sianipar SH.MH.


 Praktisi hukum.GAKORPAN, Dr Bernard dan Dr Kristanto Manullang SH.MH juga menambahkan bahwa transparansi kepolisian tidak boleh membuat kemunduran atau kemandulan existensi, lntegritas,  diuji lnsan Pers sebagai Faktor fungsi kontrol pers jangan tumpah ruah menjadi sangat tumpul tintanya,"


Namun seyogyanya Polri Profesional, tidaklah anti-kritik. Justru melalui kontrol sosial insan jurnalis ada koreksi diri, serta bentuk kinerja bersama yang profesional dari Polri dan juga existensi para awak media, lnstitusi Kepolisian Negara RI buka diri Sejalan dengan "*HOEGENG AWARD "*Kerap kali dapat terus di lnstrospeksi jati diri sebagai bhayangkara sejati untuk selalu kinerja memperbaiki TUPOKSI dan Kualitas pelayanan kepada masyarakat. 


Semoga Soliditas kemitraan "*POLRI & PERS "* ini merupakan suatu pola lntegritas Terstruktur, Juga merupakan momentum. menjadi tonggak sejarah di Republik ini bagi karya. Karya terbaik untuk bangsa serta negeri ini Faktor kedewasaan organisasi masing masing soliditas, makna kolaborasi utuh di tubuh Kepolisian yang humanis bagi rakyat dan Insan Pers di Indonesia, tutup Dr Bernard BBBBI Siagian dengan mantab. 


Sementara itu, Dr.Rusman Pinem SH.SSos Praktisi Hukum & lnsan Pers,  Seyoganya faktor Keadilan bagi seluruh Rakyat lndonesia di.lmplementasikan serius dalam giat Polisi dan Pers di lapangan. 


Rohi Arifin awak media Gakorpan pun menyatakan bahwa langkah DPP.GAKORPAN, ini adalah sebuah terobosan penting yang menghapus stigma negatif hubungan Polisi-dengan Awak media,


Selama ini, menurut Rohi Arifin akses informasi sering kali tertutup penuh rekayasa, tidak serta merta transparan juga tersendat sendat karena kurangnya pemahaman TUPOKSI MASING MASING PIHAK"


Pentingnya fungsi kontrol Pers, Hukum & HAM yang berkeadilan, Namun di sisi lain tuntutan masyarakat.


 Faktor krusial animo pemberitaan yang berimbang ketika di klarifikasi pemberitaan sangat mustahil akibat sangat ketertutupan dalam menggali berita & Nara sumber dari pihak APH. 


 Hal tersebut dengan"*MOU KAPOLRI dengan Dewan PERS "* itu image sisi buruk itu berhasil ditepis, diperbaiki, diubah stigma negatif itu serta pembelajaran bagi bangsa ini. Perlunya edukasikan untuk kepentingan informasi publik menjadi solid, berintegritas serta sinergi yang membangun daerah wilayah kerja data juang jaga kamtibmas kepolisian tersebut, ujar Rohi Arifin aktivis anti Rasuah DPP.GAKORPAN ."*Salam GAKORPAN PRESISI POLRI ,ASTA CITA Menuju lndonesia Emas.


 2045.Macan Asia.Merdeka .."*Bravo..sofisticated & Proviciate untuk POLRI HUMANIS GAKORPAN #LBH PERS Prima Presisi Polri.


Reporter : Ikhsan.B