Mazo, 9 Januari 2026 – Kantor Camat Mazo tengah menjadi sorotan masyarakat setelah muncul dugaan minimnya perhatian dari Camat Erius Lase terhadap kinerja dan transparansi anggaran.
Seorang staf berinisial SL mengungkapkan bahwa sang camat jarang hadir di kantor dan tidak pernah menyampaikan secara terbuka laporan penggunaan anggaran tahunan. Menurut SL, selama masa jabatan Erius Lase, staf tidak pernah memperoleh penjelasan jelas mengenai alokasi dana operasional. Bahkan, anggaran diduga lebih banyak dialihkan untuk perjalanan dinas (SPPD) dibandingkan kebutuhan internal kantor.
Rincian Anggaran Tahun 2024
- Total Anggaran: Rp 399.797.583
- SPPD: Rp 144.500.000
- Belanja Jasa: Rp 36.000.000
- Belanja Makan Minum: Rp 42.000.000
Meski tercatat adanya pos belanja makan minum, staf menyebutkan bahwa anggaran tersebut tidak pernah direalisasikan sebagaimana mestinya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas serta akuntabilitas pengelolaan dana publik di tingkat kecamatan.
Kondisi fisik kantor yang tampak tidak terurus semakin memicu keresahan masyarakat. Mereka menilai kantor camat seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan publik. Minimnya kehadiran pimpinan serta dugaan pengalihan anggaran dianggap mencederai prinsip keterbukaan dan akuntabilitas pemerintahan.
Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar Camat Mazo segera memberikan klarifikasi resmi terkait penggunaan anggaran tahun 2024. Transparansi dianggap penting untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa dana yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat.
PENULIS : OSARAO LAIA

Komentar