CEPU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja terus diwujudkan melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab PALI mengirimkan lima orang generasi muda untuk mengikuti Pelatihan Program Bantuan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Senin 12/01/2026.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga minggu ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian ESDM dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah industri migas dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan tanpa dipungut biaya, sehingga membuka akses yang luas bagi pemuda daerah untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing.
Adapun jenis pelatihan yang diikuti peserta asal Kabupaten PALI meliputi sertifikasi Rigger Migas, yaitu sertifikasi kompetensi bagi Juru Ikat Beban di industri minyak dan gas, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas dan Scaffolding Tingkat Operator, sesuai standar kompetensi nasional yang ditetapkan PPSDM Migas.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala BPSDM ESDM Cepu, diawali dengan pemaparan tujuan, kurikulum, dan mekanisme pelaksanaan pelatihan yang dirancang tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan disiplin, etos kerja, dan karakter profesional.
Kepala Dinas Ketenaga kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten PALI,Ir.H Endang Silparensi.MT, menegaskan bahwa keikutsertaan generasi muda PALI dalam program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja.
Program pelatihan yang diselenggarakan oleh PPSDM Migas ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja daerah. Kabupaten PALI mengirimkan lima peserta untuk mengikuti sertifikasi Rigger Migas. Kami berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu dan keterampilan yang diberikan, serta kelak menjadi tenaga kerja yang profesional, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri,” ujar Endang
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati PALI, Asgianto, yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama pembangunan. Pemerintah daerah mendorong generasi muda untuk tidak hanya mengandalkan ijazah formal, tetapi juga memiliki keahlian teknis dan sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"Aminudin,Tim TP2D PALI yang turut mendampingi peserta kelima warga kabupaten PALI yang mengikuti,
"Pelatihan ini dinilai sangat penting karena memiliki sertifikasi dan kompetensi yang sangat dibutuhkan di dunia industri, khususnya sektor energi dan sumber daya mineral," terang Aminudin
“Generasi muda PALI harus berani meningkatkan kapasitas diri. Dunia kerja saat ini menuntut keahlian, disiplin, dan mental siap kerja. Pelatihan dan sertifikasi seperti ini menjadi bekal penting agar pemuda PALI mampu bersaing dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” tambahnya.
Novriadi

Komentar