PALI, Kamis 22/10/2026 - Gelombang kemarahan warga dan aktivis tak lagi terhentikan. Bung Napas menyuarakan ketegangan dan kekecewaan mendalam atas lambannya respons Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menangani wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kini menyerang warga Desa Sumberjo.
Banyak warga Sumberjo yang terjangkit DBD kini harus terbaring dan ditahan dalam perawatan di RSUD Kabupaten PALI. Namun, hingga detik ini, Dinas Kesehatan terkesan "tutup mata dan telinga" tanpa ada langkah konkrit pencegahan maupun penanggulangan di lapangan.
Pencegahan Nol Besar, Tanggap Darurat Melempem
Bung Napas menegaskan bahwa sejak awal sebelum jatuh korban, pimpinan dan dinas terkait seharusnya sudah mengambil langkah antisipatif. Upaya preventif seperti pengasapan (fogging), pembagian abate, hingga edukasi massal adalah kewajiban dasar yang semestinya dilakukan tanpa harus menunggu masyarakat menjerit.
"Dari awal sudah kita ingatkan, cegah sebelum ada korban! Lakukan fogging, turun ke lapangan! Kenapa setelah warga bergelimpangan di rumah sakit baru kelihatan bingung, atau malah pura-pura tidak tahu? Kemana Kepala Dinas Kesehatan PALI?" tegas Bung Napas dengan nada sengit.
Desak Bupati PALI Copot Pejabat jahat & Tidak Peka!
Melihat situasi kritis ini, Bung Napas meminta Bupati PALI untuk mengambil sikap tegas tanpa kompromi. Pejabat yang terbukti lalai, pasif, dan tidak peduli terhadap keselamatan jiwa rakyat harus segera dievaluasi dan dipecat.
"Bupati PALI harus bertanggung jawab penuh! Jangan pandang bulu! Siapapun pejabat atau Kepala Dinas yang tidak perduli dengan jeritan dan kegelisahan masyarakat, PECAT! Kita tidak butuh pejabat penikmat kursi empuk yang dungu terhadap penderitaan rakyat!" serunya.
Ancaman Geruduk Kantor Dinkes PALI
Bung Napas menyampaikan peringatan keras dan memberikan batas waktu (ultimatum) kepada Dinas Kesehatan PALI. Jika dalam waktu singkat tidak ada aksi nyata di lapangan untuk memutus rantai penyebaran DBD di Sumberjo, massa aksi akan mengepung kantor dinas.
"Jangan sampai rakyat yang bergerak sendiri! Kalau sampai masih tidak ada tindakan nyata, kami pastikan akan menggeruduk Kantor Dinas Kesehatan PALI!"
"Apa mau bertindak menunggu ada masyarakat yang mati dulu...? Jangan taruh nyawa warga PALI di atas meja kompromi dan kelalaian kalian!" pungkas Bung Napas.
Rep : Nopriadi

Komentar