PALI -- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak perekonomian masyarakat.
Langkah nyata ini ditunjukkan melalui penyerahan bantuan ribuan bibit ikan produktif secara gratis kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di tingkat Desa Sabtu ( 11/07/2
Penyerahan bantuan oleh Bupati PALI Asgianto .ST di wakili oleh Dinas perikanan sebagai wujud intervensi pemerintah dalam mengoptimalkan potensi perairan setempat.
Dongkrak Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan Bupati PALI Asgianto menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk membuka peluang usaha baru sekaligus menekan angka tengkes (stunting) di pedesaan melalui pemenuhan gizi protein hewani.
"Kami ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi mampu menjadi produsen ikan yang mandiri. Kelola bantuan ini dengan manajemen yang baik agar hasilnya bisa bergulir, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mencukupi kebutuhan gizi anak-anak kita," ujar Bupati dalam arahannya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PALI menjelaskan bahwa jenis bibit ikan yang disalurkan meliputi komoditas unggulan seperti patin, nila, dan lele, yang dinilai cocok dengan karakteristik air dan cuaca wilayah setempat. Dinas Perikanan tidak sekadar melepas bantuan, melainkan juga menyiapkan tenaga penyuluh lapangan. Seperti Pendampingan teknis tata cara pemberian pakan yang efisien.Edukasi pengelolaan kualitas air kolam agar minim risiko kematian bibit. Monitoring berkala untuk memastikan kelompok berhasil melakukan panen perdana.
Rudini kepala desa Suka Maju kecamatan talang ubi saat penerima manfaat menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian cepat dari pemerintah daerah.Bantuan ini dinilai sangat meringankan beban modal awal yang selama ini menjadi kendala utama warga desa untuk memulai usaha kolam.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati PALI Asgianto.ST dan Dinas Perikanan. Bantuan bibit dan pakan awal ini memotivasi kami untuk menekuni budidaya ini secara serius. Kami berharap pendampingan dari dinas terus berjalan sampai kami bisa mandiri dan memasarkan hasil panen nanti," ungkap Rudini Kepala Desa.
Nopriadi

Komentar