Jejak Digital Penyebaran Hoask Kuyang, Permintaan Maaf diTengah Pusaran Disinformasi, HWCI Sambas Stop Sebar Informasi Sesat. -->

Iklan Semua Halaman

Jejak Digital Penyebaran Hoask Kuyang, Permintaan Maaf diTengah Pusaran Disinformasi, HWCI Sambas Stop Sebar Informasi Sesat.

Kabar Investigasi
Rabu, 22 April 2026


SAMBAS — Satu unggahan, ribuan reaksi dan kekacauan informasi akhirnya mengunggah peryataan maaf setelah berhari- hari menjadi motor penggerak narasi palsu kemunculan “kuyang” yang sempat meresahkan warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, akhirnya diklarifikasi. 


Pihak penyebar informasi hoaks tersebut telah menyampaikan permintaan maaf dan mengakui informasi yang beredar tidak benar.


Menanggapi hal tersebut, Sekretaris HWCI Kabupaten Sambas, Riki Humaidi, menyampaikan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama yang belum memiliki dasar fakta dan hanya berpotensi menimbulkan kepanikan.


“Informasi bohong seperti ini jangan dijadikan konten untuk mencari sensasi. Dampaknya bisa membuat masyarakat resah dan mudah terprovokasi. Kami mengajak semua pihak untuk menghentikan penyebaran hoaks serta lebih mengedepankan edukasi dan literasi informasi,” tegas Riki Humaidi.


HWCI Kabupaten Sambas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap isu-isu mistis yang belum jelas kebenarannya, serta selalu melakukan cek fakta sebelum membagikan informasi di media sosial.


“Jangan sampai ruang digital kita dipenuhi pembodohan publik. Mari gunakan media sosial untuk hal-hal yang mencerdaskan dan bermanfaat,” tambahnya.


HWCI Kabupaten Sambas menegaskan komitmennya mendukung terciptanya ruang informasi yang sehat, damai, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.


Rep : Salsabila Fatha.