KALBAR, Senin 9/2/2029 -- Melalui momentum Hari Pers Nasional tepat pada hari ini.9/2/2026 Hendaknya bukan hanya seledar acara seromonial, namun harus kita jadikan sebagai momen evaluasi kritis sekaligus menanamkan harapan besar bagi masa depan pers di Indonesia khsususnya di kalbar.," Ungkap.
Dr Herman Hofi Munawar SH,MH, Pengamat Hukum serta Pengamat Kebijakan publik mengungkapkan, Tantangan pers ke depan bukan lagi sekadar persaingan antar media, melainkan menjaga relevansi di tengah gempuran informasi di media sosial yang mengabaikan keakuratan dan bahkan manipulatif yang memenuhi ruang digital.
Saat ini masyarakat mulai jenuh dengan berita yang hanya mengejar kecepatan namun dangkal secara substansi, ucapnya.
Harapan kita ke depan, pers harus berani kembali ke marwahnya jurnalisme investigatif dan narasi yang mendalam. Jika hanya mengejar kecepatan mengabaikan keakuratan sebagai produk jurnalistik maka akan berdampak besar pada public trust terhadap jurnalistik," imbuhnya. Lanjut Herman Hofi
Saat ini kita menghadapi tsunami disinformasi yang semakin manipulatif, akan sangat membahayakan keberadaan republik ini, maka pers sebagai benteng terakhir kebenaran informasi maka pers dituntut lebih berani melakukan fungsi kontrol sosial, terutama terhadap kekuasaan." Pungkasnya. Lanjut Herman Hofi
"Jangan sampai pers menjadi 'humas' terselubung bagi kepentingan tertentu. Pers yang sehat adalah pers yang berani bersuara lantang meski di depan kekuasaan yang absolut. Tanpa independensi, pers hanya akan menjadi artefak sejarah yang ditinggalkan pembacanya."tuturnya
Lanjut Herman Hofi Harapan kita ke depan adalah lahirnya kebijakan yang mendukung ekosistem media yang inklusif dan independen. Negara harus hadir menjamin keamanan jurnalis, namun negara tidak boleh masuk terlalu jauh untuk mengatur konten redaksi demi menjaga kesehatan demokrasi kita.
"Hanya ada dua penjaga keadilan yaitu "Pengadilan" yang bersih dan Pers yang "berani". Jika salah satunya lumpuh, maka runtuhlah wibawa hukum kita. Dan dapat dipastikan semua tatanan sosial akan ambruk ." Tutupnya.
Tim Kabarinvestigasi.id

Komentar

