Diduga Ketua Pengurus Pamsimas Di Tiyuh Marga Sari Tidak Transparan -->

Iklan Semua Halaman

Diduga Ketua Pengurus Pamsimas Di Tiyuh Marga Sari Tidak Transparan

Kabar Investigasi
Minggu, 30 Juni 2024

 



Tulang Bawang Barat -- Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau dikenal dengan (Pamsimas), telah menjadi salah satu program andalan nasional (Pemerintah dan Pemerintah daerah) untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat. Rabu 26 juni 2024,


Seperti yang sudah ada dan sudah berjalan sekitar beberapa tahun, yang berada di tiyuh marga sari   Kecamatan batu putih,  Kabupaten tulang bawang barat, propinsi lampung. Ironisnya program pamsimas tersebut diduga jadi ajang komersil atau usaha demi untuk meraup keuntungan pribadi.


Pendanaan program pamsimas bersumber dari dana pemerintah, pemerintah derah dan Pemerintah desa melalui APBN, APBD Provinsi dan APBD, Kabupaten, APBDes serta dana Kontribusi masyarakat.


Perlu diketahui kontribusi masyarakat adalah sumbangsih yang diberikan dalam berbagai bentuk, baik sumbangan berupa dana, program, sumbangan ide, tenaga yang diberikan kepada pihak lain untuk mencapai sesuatu yang lebih baik dan efisien.


namun pada kenyataannya program pamsimas yang semestinya mampu untuk meringankan masyarakat untuk kebutuhan air, bukan lagi sebatas kontribusi atau sumbangan sukarela masyarakat, malah di tarip iuran air yang cukup lumayan , dengan alasan yang klasik yaitu untuk biaya operasional, akibatnya hal itu dikeluhkan beberapa warga.


saat di konfirmasi ketua pamasimas dan menjabat ketua rk berinisal(SB) oleh awak media , menjadi ketua atau pengurus pamsimas dari tahun 2020 sampai sekarang tahun 2024,belum pernah di ada kan rapat tahunan ama warga setempat dan di kelola oleh Bapak(SB) sendiri tampa ada nya struktur pengurusan dan mengatakan sangat menyesal dan rugi kalau  tanah yang di hibah kan di pekarangan nya, 


awak media pun menghubungi kepala tiyuh marga sari dengan  no whatsapp 0821 8264 XXXX, kepala tiyuh pun menerangkan ama awak media, kalau pada waktu ada kofit 19,kepala tiyuh pun ikut serta membantu warga setempat untuk membeli peralon agar  air dari pamsimas nya sampai kerumah warga, kerna kalau musim kemarau warga setempat sangat kesulitan air maka nya saya bantu juga untuk  membeli peralon nya kerna warga kita juga ada yang tidak mampu pak", ujar nya kepala tiyuh. 


awak media pun mengharapkan dari dinas terkait , aparat penggak hukum (APH) polres, tubaba, bupati, dan  aliansi pamasimas di kabupaten, propinsi dan pusat,dari pihak kecamatan batu putih,agar dan memberi sangsi kepada pengurus pamsimas yang di duga  tindak  ada ketransfaran pada warga yang meyalur air bersih dari pamsimas dan memperkaya diri. 


Rep : Tim Investigasi