Lelah Menanti Anggaran, Warga Nekat Menggunakan Dana Swadaya. -->

Iklan Semua Halaman

Lelah Menanti Anggaran, Warga Nekat Menggunakan Dana Swadaya.

Kabar Investigasi
Senin, 12 Januari 2026

 



SAMBAS – Fenomena warga memperbaiki jalan rusak dengan dana pribadi di awal tahun 2026. Kurangnya respons cepat dari pemerintah daerah serta urgensi keselamatan pengguna jalan menjadi alasan utama masyarakat memilih untuk "patungan" ketimbang menunggu kucuran dana APBD yang tak kunjung datang.


Salah satu aksi yang paling menyita perhatian terjadi di Kompleks Barunia Jalan Panglipur, Dusun Sukamantri,Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas Warga setempat berhasil mengumpulkan dana bersumber dari iuran sukarela, "Jalan Rusak dan Berlubang, Warga Komplek Barunia di Jalan Panglipur Sambas Bergerak Gotong Royong,"


 Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan oleh warga Komplek Barunia Jalan Panglipur, Dusun Sukamantri, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas. Prihatin dengan kondisi jalan yang rusak dan berlubang, warga setempat bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya, Minggu (11/1/2026).




Sejak pagi hari, puluhan warga tampak bahu-membahu melakukan pengecoran jalan menggunakan material semen, pasir, dan batu. Jalan tersebut sebelumnya kerap tergenang air dan berlubang, sehingga membahayakan pengendara, terutama saat hujan.


Perbaikan jalan dilakukan dengan dana hasil patungan warga. Tanpa menunggu bantuan, mereka sepakat bergerak bersama demi kelancaran aktivitas sehari-hari dan keselamatan bersama.


“Ini murni inisiatif warga. Daripada menunggu lama, kami sepakat kumpul dana dan kerja gotong royong,” ujar salah satu warga.


Aksi kebersamaan ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Selain memperbaiki akses jalan, kegiatan tersebut juga mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.


Rep : Tim Investigasi