‎DESAKAN GELOMBANG IV: WARGA TUNTUT PENCOPOTAN KAPOLSEK KAMPUNG RAKYAT AKP MUHAMMAD ILHAM LUBIS, S.H. -->

Iklan Semua Halaman

‎DESAKAN GELOMBANG IV: WARGA TUNTUT PENCOPOTAN KAPOLSEK KAMPUNG RAKYAT AKP MUHAMMAD ILHAM LUBIS, S.H.

Kabar Investigasi
Jumat, 11 September 2026

 


‎Labuhan Batu — Pembiaran terhadap peredaran gelap narkotika di tingkat tapak memicu ekskalasi keresahan warga yang kini berada di titik krusial. Warga Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, secara terbuka melayangkan desakan keras kepada Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah hukum Polsek Kampung Rakyat untuk segera menindak tegas dan menangkap terduga dalang pengedar narkoba berinisial S alias Syukur.

‎Tak hanya menuntut penangkapan terduga pelaku, gelombang aksi perlawanan warga ini juga mengarah pada tuntutan tegas pencopotan Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H. Perwira pertama Polri tersebut dinilai gagal memberikan rasa aman serta terkesan membiarkan bisnis haram terus beroperasi di wilayah hukumnya.

‎Dugaan ketidakprofesionalan tersebut kian meruncing menyusul sikap tertutup kepemimpinan Polsek Kampung Rakyat. AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H., diduga sengaja memblokir kontak nomor seluler sejumlah awak media saat hendak dikonfirmasi terkait keterbukaan informasi publik dan perkembangan penanganan maraknya peredaran barang haram tersebut di wilayah Kampung Rakyat.

‎Secara sosiologis dan ekonomi, presensi operasional S alias Syukur tidak lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menjadi episentrum kerusakan sistemik di Desa Tanjung Mulia. Fenomena ini menciptakan efek domino (domino effect) yang destruktif: merusak masa depan generasi muda sekaligus memicu maraknya kejahatan turunan (secondary crime) berupa pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik warga secara masif.

‎Kejahatan ekonomi di sektor komoditas sawit warga ini disinyalir kuat berbanding lurus dengan tingginya ketergantungan para pengguna yang membutuhkan dana cepat demi membeli barang haram tersebut. Ketidaktegasan Kepolisian Sektor Kampung Rakyat di bawah kepemimpinan AKP Muhammad Ilham Lubis, S.H. — dipadu dengan sikap alergi terhadap konfirmasi media — berisiko meruntuhkan kepercayaan publik (public trust) terhadap penegakan hukum di tingkat lokal.

‎"Ini bukan lagi ancaman samar, melainkan kejahatan terang-terangan yang menghancurkan moral anak-anak kami di Tanjung Mulia. S alias Syukur itu beroperasi seolah kebal hukum. Kami mendesak Polsek Kampung Rakyat di bawah AKP Muhammad Ilham Lubis tidak memelihara pembiaran ini dan menutup pintu komunikasi. Tangkap S sekarang juga sebelum seluruh generasi muda di desa ini hancur total!"

‎Keluhan salah satu orang tua ditanjung mulia yang takut anaknya menjadi korban

‎Ditempat yang berbeda,salah satu petani sawit yang enggan namanya disebut.

‎"Pencurian sawit yang makin merajalela ini adalah dampak langsung dari maraknya narkoba yang dikendalikan S. Hasil keringat kami dirampok tiap malam hanya untuk memberi makan pecandu barang haram. Aparat jangan hanya diam melipat tangan atau memblokir konfirmasi jurnalis ketika ekonomi dan keamanan warga kecil digerogoti oleh pengedar!"ucap nya pada awak media

‎Menanggapi keluhan masyarakat serta tindakan tidak kooperatif dari pejabat kepolisian setempat, redaksi media menegaskan akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini secara berkelanjutan. Redaksi juga bersiap melayangkan konfirmasi lanjutan serta laporan resmi ke tingkat pimpinan kepolisian di atasnya — termasuk Polres Labuhanbatu Selatan dan Bidpropam Polda Sumatera Utara — guna memastikan transparansi penegakan hukum dan perlindungan terhadap kebebasan pers berjalan sebagaimana mestinya.

‎Rep elang_panas