Pj Kades Orahili Boe Disorot, Diduga Telan Gaji Perangkat Desa. -->

Iklan Semua Halaman

Pj Kades Orahili Boe Disorot, Diduga Telan Gaji Perangkat Desa.

Kabar Investigasi
Sabtu, 22 Agustus 2026

 



Nias Selatan -- Dugaan penyalahgunaan dana desa kembali mencuat di Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan. Pejabat Kepala Desa Orahili Boe, Eliakim Laia, dituding kuat menahan gaji perangkat desa yang seharusnya dibayarkan sejak pertengahan Juli 2026. Hingga tanggal 22 Agustus 2026, pembayaran tersebut belum juga direalisasikan, meski dana desa telah ditarik melalui rekening resmi desa.


Kepala Dusun I, Asabudi Laia, mengungkapkan bahwa dirinya sempat berkomunikasi langsung dengan Pj Kades Eliakim Laia melalui panggilan WhatsApp pada 13 Agustus 2026. Namun jawaban yang diterima justru mengecewakan. 


“Beliau mengatakan itu bukan urusan saya, melainkan tanggung jawab kaur keuangan atau bendahara desa,” ujar Eliakim Laia


Ironisnya, bendahara desa yang dimaksud, Utina Tafonao, diketahui tidak berdomisili di Desa Orahili Boe, melainkan tinggal di Kota Teluk Dalam. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait mekanisme pengelolaan keuangan desa serta akuntabilitas pejabat yang ditunjuk.


Masyarakat khawatir keterlambatan pembayaran gaji perangkat desa dapat memicu keresahan dan konflik di tengah warga. Oleh karena itu, mereka mendesak Camat Susua, Goodliber Buulolo, ST.MM, agar segera mengambil langkah tegas dengan menyurati Pj Kades dan bendahara desa untuk memastikan hak aparat segera dibayarkan.


Transparansi penggunaan anggaran desa menjadi tuntutan utama warga. Penjelasan resmi dari Pj Kades Eliakim Laia sangat diharapkan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa serta mencegah timbulnya isu negatif yang dapat merusak stabilitas sosial di Desa Orahili Boe.


Penulis : Laia