SAMBAS – Insiden kebakaran hebat mengejutkan warga di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpuan, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas pada Kamis malam (Malam Jumat), 4 Mei 2026. Kobaran api yang membubung tinggi di area pengisian bahan bakar tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa bagi warga dan pengendara yang melintas.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama warga setempat langsung berjibaku memadamkan api guna mencegah ledakan yang lebih besar, mengingat posisi kebakaran berada di area vital distribusi bahan bakar.
Api diduga bermula dari jeriken berisi Pertalite yang berada di dalam sebuah mobil minibus jenis LCGC saat aktivitas pengisian bahan bakar sedang berlangsung. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu pulau bangunan SPBU. Tidak ada jiwa korban dalam peristiwa tersebut.
Komandan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Gerakan Bersama Semparuk, Oeray Dadang mengatakan kebakaran itu terjadi begitu cepat, dan api cepat membesar karena aktivitas pengisian BBM sedang berlangsung.
“Kami berangkat sekitar lima menit setelah laporan masyarakat masuk ke BPK Sempai,” ujarnya.
Oeray Dadang menyayangkan banyaknya warga terutama anak-anak yang datang ke lokasi dan mendekati TKP kebakaran menghambat proses pemadaman. Ia harap ke depannya, hal itu tidak terjadi lagi.
“Saat api masih dalam keadaan membesar, banyak warga memadati lokasi untuk melihat kejadian, bahkan anak-anak pun banyak, jadi kami sebenarnya khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Selanjutnya Oeray Dadang menjelaskan proses pemadaman membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar satu jam setengah. Untungnya, pemadaman tidak menimbulkan kesulitan air karena di depan SPBU ada parit.
“Kemudian kerusakan akibat kebakaran cukup berat karena satu pulau habis terbakar sampai ke atas,” ujarnya.
Ada sekitar sepuluh unit pemadam kebakaran mobil datang ke lokasi. Dari berbagai markas, Oeray Dadang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan kebakaran tersebut hingga tidak ada korban jiwa.," Tutupnya.
Tim Kabar Investigasi ID.

Komentar
