Sinergi Pertahanan Perbatasan, Bupati Sambas Lepas Satgas Yonif 645 ke RI-PNG -->

Iklan Semua Halaman

Sinergi Pertahanan Perbatasan, Bupati Sambas Lepas Satgas Yonif 645 ke RI-PNG

Kabar Investigasi
Minggu, 29 Maret 2026

 



SAMBAS – Dalam upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bupati Sambas, H. Satono, secara resmi melepas keberangkatan 450 personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 645/Gardatama Yudha. Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat di Markas Yonif 645/GTY, Minggu (29/3/2026), menjadi tonggak penting penguatan pertahanan wilayah perbatasan.


Bupati Satono menekankan bahwa penugasan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. "Para prajurit bukan sekadar menjaga patok batas, tetapi juga menjadi representasi negara yang harus mampu memberikan solusi atas berbagai dinamika sosial di wilayah penugasan," tegas Bupati dalam arahannya.




Pelepasan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan strategis Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, ke wilayah Sambas pada Sabtu (28/3) lalu. Pangdam menekankan pentingnya disiplin tinggi dan sinergitas antara TNI dengan unsur pemerintah daerah.


Di sisi lain, Kabupaten Sambas kini terus bersiap menyambut beroperasinya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk pada pertengahan tahun 2026. Proyek strategis ini diharapkan akan mengubah peta ekonomi kawasan perbatasan RI-Malaysia menjadi lebih dinamis dan terintegrasi.


Sebagai media, Kabar Investigasi ID akan terus memantau progres pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan ini untuk memastikan komitmen pemerintah pusat dan daerah berjalan sesuai rencana demi kesejahteraan masyarakat Sambas.

(Tim Liputan Kabarinvestigasi.id)