SAMBAS – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Yuliansyah, melakukan kunjungan kerja dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat di Desa Seranggam, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas. Kehadiran legislator pusat ini disambut antusias oleh warga yang telah menantikan momen dialog langsung dengan wakil mereka di Senayan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Yuliansyah menekankan pentingnya mendengarkan suara dari akar rumput guna memastikan program pemerintah pusat tepat sasaran. Desa Seranggam, yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, menjadi fokus diskusi utama.
Peningkatan Infrastruktur Jalan: Warga berharap adanya perbaikan akses jalan tani untuk mempermudah distribusi hasil bumi.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Mendorong peran UMKM desa agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Saya hadir di sini bukan hanya untuk berbicara, tapi lebih banyak untuk mendengar. Apa yang bapak dan ibu sampaikan di Desa Seranggam ini akan menjadi catatan penting bagi saya untuk diperjuangkan di tingkat pusat," ujar Yuliansyah di hadapan warga.
Tokoh masyarakat Desa Seranggam mengapresiasi kesediaan Yuliansyah untuk turun langsung ke wilayah pelosok. Menurut mereka, kehadiran fisik seorang anggota DPR RI memberikan harapan baru bagi percepatan pembangunan di Kecamatan Selakau Timur.
Yuliansyah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap usulan yang masuk. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar kebutuhan mendesak di Desa Seranggam dapat segera terealisasi melalui program-program kemitraan DPR RI.
1. Mewakili Petani (Fokus pada Harapan Ekonomi) :
"Selama ini kami merasa suara kami jauh dari pusat. Kedatangan Pak Yuliansyah ke desa kami yang pelosok ini memberi harapan baru. Kami hanya ingin akses jalan ke sawah diperbaiki supaya biaya angkut gabah tidak mahal lagi," ujar masyarakat salah satu petani setempat.
2. Mewakili Tokoh Masyarakat (Fokus pada Apresiasi) :
"Jarang ada wakil rakyat dari Senayan yang mau duduk lesehan dan mendengar keluh kesah kami langsung di Seranggam.
"Kami berharap Pak Yuliansyah bisa menjembatani.
Penantian panjang warga Desa Seranggam, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, selama kurang lebih 15 tahun akhirnya mulai menemui titik terang.
Jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat—dan menjadi akses vital penghubung antarwilayah—kini mendapat perhatian langsung dari wakil rakyat di tingkat pusat.
Perhatian tersebut ditandai dengan kunjungan kerja (kunker) Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kalimantan Barat sekaligus anggota Komisi V DPR RI, H. Yuliansyah, S.E., M.M., bersama jajaran Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai Provinsi Kalimantan Barat, ke Desa Seranggam.
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi jalan penghubung lintas kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Semparuk, Salatiga, Selakau Timur, Selakau, hingga Pemangkat.
Jalan tersebut merupakan akses strategis bagi mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Ironisnya, meskipun menjadi jalur penting bagi lima kecamatan, kondisi jalan ini telah bertahun-tahun rusak parah dan nyaris tidak tersentuh perbaikan signifikan.
Warga terpaksa bertahan dengan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, bahkan kerap terisolasi saat musim hujan.
Dalam kunjungan kerja tersebut, H. Yuliansyah didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sambas H. Abu Bakar, anggota DPRD Sambas Bui Kiong, serta Wakil Ketua Komisi III DPRD Sambas Rahmadi, yang juga merupakan kader Partai Gerindra.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sambas, Rahmadi, menegaskan bahwa kehadiran para wakil rakyat ke Desa Seranggam merupakan wujud nyata keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini masyarakat bisa mendengar dan menyampaikan langsung aspirasinya. Penantian selama 15 tahun yang selama ini hanya menjadi keluhan, kini mulai terjawab,” ujar Rahmadi.
Ia menambahkan, kunjungan kerja ini harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan sinergi lintas instansi.
“Dengan ini, harapan kami Dinas PUPR Kabupaten Sambas dapat bekerja sama dan bersinergi, baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat, agar pembangunan jalan penghubung lima kecamatan ini dapat segera direalisasikan,” tegasnya.
Rahmadi juga menekankan bahwa persoalan jalan Desa Seranggam bukan sekadar infrastruktur desa, melainkan kepentingan masyarakat lintas kecamatan yang berdampak langsung terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Kepala Desa Seranggam, Rahmat, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang akhirnya datang setelah penantian panjang.
“Alhamdulillah, hari ini penantian warga kami akhirnya terjawab. Kami berharap kunjungan ini benar-benar berujung pada pembangunan, bukan hanya sekadar kunjungan,” ungkapnya.
Kini, warga Desa Seranggam dan masyarakat dari Kecamatan Semparuk, Salatiga, Selakau Timur, Selakau, dan Pemangkat menaruh harapan besar agar kunjungan kerja tersebut menjadi titik awal realisasi pembangunan jalan penghubung lintas kecamatan yang telah lama mereka dambakan.
Rep : Samsul Hidayat

Komentar