Kekerasan Dugaan kongkalikong Dengan Oknum Aph Polsek. -->

Iklan Semua Halaman

Kekerasan Dugaan kongkalikong Dengan Oknum Aph Polsek.

Kabar Investigasi
Sabtu, 17 Januari 2026

 



Jakarta,17 Januari 2026 --bDugaanTindakan Sewenang Wenang Aparat Pak.RT/RW, serta Hilang Nya Barang Milik Warga Roslennya Di Kelurahan Cengkareng Timur Jakarta Barat Pada tanggal 16 Januari 2026, Roselenny anggota Gakorpan melaporkan Kasus nya secara resmi melalui Call Center Kepolisian 110, menggunakan nomor WhatsApp 085846040428. Laporan tersebut telah diterima namun gercep ditindaklanjuti oleh Propam Polres Metro Jakarta Barat.


Laporan ini berkaitan dengan adanya dugaan tindakan tidak profesional oknum APH yang sewenang-wenang seorang oknum polisi yang mengaku bernama Adr yang diduga memerintahkan membuang barang-barang milik Roselenny dengan alasan ga jelas atau menghasut dikatakan sebagai sampah.


Perintah tersebut dilaksanakan kepada seorang tukang bernama Pak Buang, meskipun awalnya sebelum itu telah dilarang untuk tidak melakukan pembuangan barang milik Bunda Roslenny tersebut. 


Dugaan pembuangan dilakukan dengan dana imbalan uang sebesar Rp.600.000.


Peristiwa tragis pengusiran ini bermula ketika Ny.Evita, yang saat itu berada dalam kondisi stress dan tekanan kejiwaan sangat mudah untuk terprovokasi dan terpengaruh, diduga dihasut oleh Pak Ketua RW 06 Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, bernama Pak Sya, sehingga tanpa hati empaty ikut menyetujui arogansi sepihak ,tindakan pembuangan barang-barang dikatakan Sampah tersebut. Padahal barang-barang Roslenny tersebut bukan sampah busuk , melainkan itu barang kepemilikan Bunda Roselenny serta barang barang titipan orang lain.


Barang-barang secara kasar tersebut , dikarungi kemudian dibuang ke tempat pembuangan sampah. Namun lupa disaat kejadian itu Bunda Roselenny tidak sempat memfoto dokumentasikan barang-barang tersebut saking paniknya,Oleh karena baterai ponsel tiba tiba habis. Setelah melakukan pengisian daya dan kembali ke lokasi TKP sebagian barang diawur awur dan sudah berserakan di tempat sampah.


 Bunda Roselenny menangis sedih . kemudian nemohon dan meminta kepada pa RT juga RW seyogyanya agar barang-barang tersebut dikembalikan di pulangin ke rumah Bunda Roslenny News.hanya karena saya berprofesi wartawan ujar Bunda sambil menangis tersedu sedan .ltukan Rumah peninggalan oranggtua saya kenapa di hancurkan ??!!.ujar nya marah dan emosi akibat ulah pak RT Yang tidak bertanggung jawab. 


Bunda Roselenny juga mengaku mengalami diskriminalisasi sosial .Faktor dendam permusuhan dari oknum aparat RT/RW setempat. Hal ini diduga dipicu oleh konflik sebelumnya, di mana Roselenny tidak pernah memberikan uang atau kepentingan pribadi kepada RT maupun RW, sehingga menimbulkan unsur kebencian dan perlakuan tidak adil.


Peristiwa ini juga berkaitan dengan rumah Roselenny yang mengalami kerusakan (ambruk) akibat bencana alam berupa hujan deras dan angin kencang di Jalan Kincir Raya RT 02 RW 06, Kelurahan Cengkareng Timur. Kondisi tersebut telah diketahui oleh pihak Propam, termasuk Bapak Manullang, sejak 11 Januari 2026.


Ironisnya, saat Roselenny meminta perlindungan dan melaporkan kejadian tersebut, justru tidak mendapatkan pelayanan yang layak dari aparat setempat. Bahkan, Ketua RT 06 saat ini, Ibu Maria Lingga, serta mantan Ketua RT Ibu Ningsi, diduga turut menghasut dan memperkeruh situasi. 


Pernyataan Ketua RT setempat aneh beliau membentak juga melarang Roselenny untuk menginap di rumahnya sendiri dengan alasan pribadi dinilai tidak masuk akal seorang pa RT sampai mencampuri urusan pribadi ,serta tidak menunjukkan Jiwa patriot serta berperikemanusiaan dan melanggar rasa keadilan warga.


Atas rangkaian peristiwa tersebut, Roselenny secara tegas melaporkan dugaan,

- Penyalahgunaan wewenang oleh oknum polisi

- Pembiaran dan pembekingan oleh aparat

- Tindakan sewenang-wenang RT/RW

Dugaan perusakan dan penghilangan barang milik warga


Saat ini, oknum polisi yang diduga memerintahkan pembuangan barang telah diamankan dan sedang diproses oleh Propam Mabes Polri ,Polda Metro Jaya , Polres Metro Jakarta Barat. 


Proses hukum akan terus berlanjut juga masih berjalan terhadap pihak-pihak arogansi lain yang terlibat, termasuk RT, RW, dan oknum Polsek pelaksanaan siasat busuk pembuanganan barang barang berharga saya .Juga pengusiran paksa seorang wartawan Bunda Roselenny seorang janda dan pegiat anti Rasuah, aktivis anti Narkoba melalui Journal You tube Roselenny News, Kami terus berharap agar pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia sesuai UU RI No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian.


 Negara sebagai bentuk Tim independensi alat negara NKRI segi Kamtibmas Tribrata Presisi Polri khususnya melalui Call Center 110 dan Propam, dapat upaya penegakkan hukum dan HAM yang berkeadilan .Presisi transparan, akuntabilitas serta tidak tebang pilih dengan motto semboyan 3 S bukan 4 S misalkan : Senyum ,Sapa ,Salam tanpa motif ingin di Suap.Kriminalisasi.kasus tertentu sesuai pesanan oknum penguasa serta berbobot untuk diskriminasi sesat.


Tidak pandang bulu, demi kepastian hukum dan perlindungan hak-hak azasi manusia demi animo masyarakat kecil dan rakyat miskin .Bunda Roslenny juga katakan : Saya sudah bilang itu barang saya jangan dibuang ,itu rumah memang pernah porak poranda hancur rubuh atapnya ,kena faktor bencana angin puting beliung ,biar di foto sama Bapak Gubernur Pemprov DKI Jakarta DR H.Ir Pramono Anung untuk segera giat Presisi kita bikin berita aktual agar semua orang tahu sesungguhnya ada apa kaum emak emak turun.gunung .Ada apa yang terjadi di Kel.Cengkareng Timur Jakbar.


terkait sikap arogansi oknum RT.RW .Masa barang bukti dicampakkan cepat cepat dibuang dimusnahkan ,dibilangnya adalah masyarakat Padahal kasus arogansi oknum.RT/RW itu , terkait rumah saya ini sudah saya.kami coba laporkan di BNPB : Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah untuk proses perbaikan dan Realokasi tempat serta barang barang dipindahkan ke kontrakan yang.kesemuanya dijamin pembiayaan nya oleh negara .Si RT .RW ga sabaran memang ,ga mau dengar suara nurani saya warga.


 masyarakat nya .Kini Kasus percekcokan mulut dengan oknum yang memalukan ini ,sekarang sudah saya Laporkan dan sudah dibuat Viral ke 110 POLISI Kita tahu dengan demikian Polisi tidak mau gegabah untuk di sogok .Seluruhan attensi Kapolda dan Kapolri untuk gercep Korps Kamtibmas Tri Brata Polri amanah Bhayangkara sejati terkait konteks segi pelayanan publiฤท . Masyarakat harus tahu ini kaum emak emak harus tahu ,bahwa penanganan̈ Polisi itu quick respons dan Humanis presisi Polri terintegrasi maksimal langsung dirasakan oleh masyarakat awam.


Kasus ini pembiaran bisa diharapkan jadi sarana edukasi warga suatu pembelajaran bagi bangsa ini tentang Problematika krusial Faktor Nilai Kepercayaan Publik agar jangan sampai : No.Viral No Justice No Action ,No Attention, No Edukasional terhadap marwah lnstitusi Kepolisian. 


Sehingga akan menjadi perhatian serius ,seyogyanya agar hukum benar-benar menjadi Panglima perlu ditegakkan secara adil ,merata berdasarkan faktor keadilan, bukannya faktor The.Abuse Power .dalang kekuasaan atau dalang gelimang uang panas .."*Salam GAKORPAN Presisi.Polri .ASTA CITA Menuju lndonesia Emas 2045 Macan Asia Merdeka.


Reporter - Ikhsan.B