Jakarta, 5 Januari 2026 -- Dr.Bernard tersentuh ketika membaca satu kalimat ini, “Natural growth is not the same as divine shaping.”
Sering kali kita ,merasa sudah bertumbuh kembang lman ,etika moral, ahlaq hanya karena waktu sudah berlalu. Kita merasa lebih dewasa karena sudah melewati problematika krusial dan selesaikan banyak hal. Lebih super power dan kuat karena sudah terbiasa menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, gangguan hinaan tekanan.
Lebih bijaksana karena pengalaman hidup semakin panjang. Tetapi Allah SWT, menegur dengan lembut: bertumbuh secara alami tidak sama pribadi , dengan dibentuk secara ilahi.
Pertumbuhan lman dan taqwa bisa terjadi dengan sendirinya. Waktu berjalan, usia bertambah, pengalaman buruk menumpuk. Tetapi pembentukan Tuhan berbeda. Kayak disengaja. Kayak detail. Dan sering kali pengalaman yang tidak nyaman.
Manusia belajar bahwa banyak dari kita sedang berada di musim pancaroba ini. Bukan lagi sekadar bertumbuh, tapi sedang dibentuk Allah SWT..
Allah SWT , memperlihatkan gambaran yang sangat sederhana namun dalam: dua permasalahan tanaman. Yang satu tumbuh liar, dibiarkan begitu saja, tumbuh tinggi tetapi tidak terarah. Yang satunya lagi dirawat rapih oleh seorang tukang kebun, dipangkas, diikat, diarahkan. Keduanya sama-sama bertumbuh. Akan tetapi hanya satu hal kompleks tanaman yang dipersiapkan untuk berbuah.
Di sinilah sering terjadi faktor kebingungan krusial. Kita mengira karena hidup berjalan, berarti kita siap. Padahal Allah SWT membentuk nya , Jangan samakan waktu yang telah berlalu dengan persiapan lman & rohani.”
Adakalanya musim di mana kita merasa hidup berjalan sangat lambat. Doa terasa lebih damai dan sunyi. Proses terasa panjang.
Kita bertanya, Ya Allah kenapa seperti tertahan?...., Jawabannya sering kali sederhana: karena Allah tidak sedang menunda, Ia sedang detil membentuk pribadi kita.
Apa yang sedang Allah bentuk & kerjakan tidak terlihat dari luar, tetapi sangat menentukan di dalam. Tuhan tidak sedang memperbesar kita, Ia sedang memurnikan lman kita Dan pemurnian hampir selalu terasa seperti faktor tekanan.
Seperti kharakter tanah liat di tangan penjunan. Dari luar tampak seperti ditekan, diputar, dibentuk oemurnian nya tanpa henti. Jika tanah liat bisa bicara, mungkin ia akan berkata, “Kenapa harus sekeras ini tekanan yang dihadapi, Tetapi sang penjunan melihat bentuk akhir yang tidak bisa dilihat oleh tanah liat itu sendiri.
Begitu juga kita manusia umat pilihan Allah .
Ada hal-hal yang Allah harus singkirkan bukan karena itu jahat, tetapi karena tidak lagi cocok dengan tujuan ke depan. Ada relasi yang berubah, kebiasaan yang ditinggalkan, bahkan rencana yang harus dilepaskan. Bukan karena salah, tetapi karena tidak lagi sejalan.
Di sinilah kita belajar satu kebenaran penting bahwa Allah bahkan lebih peduli membentuk kharakter lnan kita , daripada mempercepat hasil, Allah tidak sedang menghukum, Allah sedang menyelaraskan, Allah tidak sedang mengurangi, Ia sedang menyiapkan kompleksitas dan kapasitas kita .
Ada air mata yang kita pikir berasal dari kehilangan, padahal itu tanda resolusi perubahan. Ada kedamaian & kesunyian yang kita kira penolakan, padahal itu ruang untuk instrospeksi pendewasaan jati diri kita.
Allah seolah berkata, Aku tidak membawamu sejauh ini untuk membiarkanmu rusak, Akuu membentukmu karena Aku mempercayakan sesuatu misteri yang besar kepadamu.”
Musim sempit sering mendahului ruang yang luas, Musim sunyi sering mendahului panggilan yang lantang Dan proses yang terasa berat sering menjadi fondasi untuk kemuliaan yang akan lebih besar.
Hari Senin ini, jika kita merasa aktivitas hidup kita tidak secepat orang lain. Jika kita merasa sedang ditekan, diperlambat, bahkan dibentuk ulang Allah.
Maka berdoalah tenanglah.
Bukan berarti kita tertinggal.
Bukan berarti kita dilupakan.
Justru mungkin kita sedang berada yang tepat di tangan Allah .
Dan tangan-Nya tidak pernah salah membentuk pribadi dan keimanan kita apa yang Allah kasih.
Siapa kita hamba Allahkah ??....., Yuuuuk Refleksi dan lnstrospeksikan diri serta gazz poll berbuat kebaikan ditahun 2026 ini.
Before God can use a person greatly, He must first allow them to be shaped deeply." - Dr.Bernard .
Sebelum Allah memakai manusia dan pribadi orang terpilih dengan peristiwa besar, Allah akan lebih dulu membentuknya dengan dalam.- Dr.Bernard.
☕☕ ☕☕
Salam GAKORPAN ,Pencerahan lman ..
Dr.Bernard .Marcel Gerungan GAKORPAN ) ๐ฎ๐ฉ
๐ฎ๐ฉ "*PILAR PILAR : PANCASILA ,UUD.45. BHINEKA TUNGGAL Ika,& NKRI HARGA MATI.
Reporter : Ikhsan.B

Komentar