Ngawen, Gunungkidul. 25/09/2026 -- Dengan adanya pemberitaan terkait Tanah TKD yang di jual Oleh Lurah Jurangjero untuk kepentingan pribadinya. Dengan adanya pemberitaan ini Lurah Jurangjero menyangkal lewat unggahan Video amatirnya.
Kami sebagai awak media memegang erat kode etik jurnalistik, jadi setiap unggahan kita punya dasar temuan di lapangan, dan temuan itu kita oleh kita kaji, kebenaranya seperti apa. " Ucap supri.
kita investigasi di lapangan bertemusama Narasumber, baik pembeli dan perangkat setempat yang membidangi dan kami juga klarifikasi terkait ini ke panewo Ngawen. " Memang benar mas kemari keluarga pembeli mengadu ke pada saya terkait TKD. "" Ucap panewu ngawen.
Jadi pemberitaan ini menurut temuan di lapangan.. apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar itu yang kami tulis berdasarkan fakta di lapangan. Dan kita juga klarifikasi dan konfirmasi kepada yang bersankutan. Di sisi lain kita juga menanyakan ke BPD/ Bamuskal Kalurahan Jurangjero terkait ini jadi pemberitaan kita itu fakta di lapangan.. " Saya pertegas pemberitaan ini berdasarkan fakta di lapangan. " Tegas Supri.
Kita datang investigasi ke lokasi tanah tersebut dan kita foto lok lokasi trs kita bawa ke Kantor pertanahan Gunungkidul Guna menanyakan status Tanah tersebut. " Iya mas menurut data di kantor kami / BPN ini memang benar ini Tanah Kas Desa. " Ucap pegawai BPN. ternyata benar status Tanah tersebut adalah Tanah Kas Desa.
Di sisi lain warga sebenarnya selama ini cuma diam dengan adanya kejadian ini. " Kulo Niki warga kaluran Jurangjero namung ngemong mas... Namung pak lurah niku nekat.". Ucap tokoh masyrakat (Mr).
Kalau Pak Lurah Jurangjero menyangkal wajar sebagai warga mencari pembelaan.
Masalah Pembuktian bisa di buktikan di kantor Aparat Penegak Hukum , jadi benar atau salah terkait penjualan Tanah TKD,"" Ucap tokoh masyrakat.
Kami punya buktinya mas baik foto dan kwitansi. " Ulas Lm.
Jadi pemberitaan ini tidak hanya sepihak,kita sudah klarifikasi investigasi dari pembeli, saksi dan narasumber, dan pihak pemerintah setempat, Bahkan Lurah Jurangjero di tilpon di ajak ketemuan alasanya sibuk dan di kontak melalui whashaap di tanya terkait TKD, " saya tidak tau mas terkait itu. ". Ucap Lurah Jurangjero.
Sampai berita ini tayang karena ada sanggahan video amatir Lurah Juranjero yang beredar, sebenarnya yang hoax itu video amitirnya bukan beritanya. " Ucap tokoh masyrakat.(MH).
Mohon untuk Dinas terkait dan APH segera di tindak tegas perbuatan Lurah Jurangjero terkait Penjualan Tanah Kas Desa. Dan kami mau bersurat ke Bupati dan Gubernur DIY.
Time red.

Komentar