Sumbawa Besar NTB — Penantian panjang keluarga akhirnya berakhir, namun bukan dengan kabar yang diharapkan. Syamsudin (40), warga RT 02/RW 01 Dusun Tarusa Batu, Desa Tarusa, Kecamatan Buer, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Labuhan Alas, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.
Jenazah Syamsudin berhasil ditemukan oleh tim penelusuran lintas sektoral yang sejak hari pertama terus menyisir kawasan perairan dan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.
Temuan ini sekaligus mengakhiri pencarian yang berlangsung dramatis setelah Syamsudin dilaporkan hilang ketika melakukan aktivitas nyulu, mencari ikan di perairan Air Tawar, wilayah perbatasan Kecamatan Alas–Buer.
Sebelumnya, rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri setelah Syamsudin tak kunjung kembali. Dalam penyisiran dini hari, warga menemukan bak berisi sepatu dan panah milik Syamsudin dalam kondisi mengapung. Temuan tersebut menjadi petunjuk awal bahwa sesuatu yang buruk kemungkinan telah terjadi.
Memasuki hari kedua, pencarian diperluas. BPBD Kabupaten Sumbawa, Basarnas, Satpolairud Polres Sumbawa, ORARI, perangkat Desa Tarusa, aparat terkait, serta masyarakat bergerak bersama melakukan penyisiran lintas wilayah.
Pencarian sebelumnya juga difokuskan di sekitar perairan Pulau Bungin dan Pulau Kaung, dengan melibatkan dua rekan korban yang berada bersama Syamsudin saat melakukan nyulu, yakni Husain (38) dan Abdul Hamid (40).
Hingga akhirnya, sekitar pukul 09.30 WITA, titik terang ditemukan di kawasan Labuhan Alas.
Penemuan jenazah tersebut sontak mengakhiri teka-teki keberadaan Syamsudin yang selama dua hari menjadi kecemasan keluarga dan warga Desa Tarusa.
Nyulu yang semula menjadi aktivitas mencari ikan berubah menjadi operasi pencarian manusia. Hari kedua pencarian akhirnya menemukan Syamsudin, tetapi dalam kondisi yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Saat ini jenazah telah ditemukan oleh tim dan proses penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak terkait.
Pencarian berakhir. Misteri Syamsudin terjawab. Namun duka kini menyelimuti keluarga dan warga Desa Tarusa. ( Agus )

Komentar