SAMBAS – Dalam upaya nyata mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan negara sekaligus menanggulangi ancaman abrasi pantai yang kian mengkhawatirkan, Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mendampingi kunjungan kerja strategis Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. Herzaky Mahendra Putra, S.Sos., M.M., CPR., CMM., pada Sabtu (06/06/2026).
Kunjungan kerja bersama ini difokuskan pada peninjauan langsung proyek pembangunan pengaman pantai atau Sea Wall yang berlokasi di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Langkah sinergis antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini diproyeksikan mampu menjadi solusi permanen dalam menjaga kedaulatan teritorial serta keberlangsungan ekosistem pesisir utara Kalimantan Barat.
Bupati Sambas, H. Satono, menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan secara mendalam guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan pembangunan berjalan ketat sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Sambas berkomitmen penuh untuk mengawal proyek ini agar menghasilkan konstruksi yang kokoh, berkualitas tinggi, serta optimal dalam menahan laju pengikisan pantai akibat gelombang laut.
"Kehadiran infrastruktur Sea Wall di Desa Matang Danau ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan sebuah kebutuhan vital untuk memberikan rasa aman yang mutlak bagi masyarakat kami. Wilayah Paloh merupakan beranda terdepan republik, sehingga proteksi terhadap kawasan pemukiman dan lahan produktif warga dari ancaman abrasi menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar," ujar Bupati Satono di sela-sela peninjauan.
Selain berfungsi sebagai benteng pertahanan ekologis, pembangunan penahan ombak ini memiliki dampak turunan (multiplier effect) yang signifikan terhadap stabilitas sosial dan ekonomi makro di wilayah perbatasan. Laju abrasi yang berhasil diredam secara otomatis akan menyelamatkan infrastruktur jalan, fasilitas umum, serta mengamankan kontinuitas aktivitas harian nelayan dan pemeras kelapa di wilayah pesisir Sambas.
Kehadiran Dr. Herzaky Mahendra Putra selaku representasi dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menandakan bahwa akselerasi pembangunan di Kabupaten Sambas mendapat perhatian khusus dari skala nasional. Sinergitas ini diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat pemenuhan fasilitas publik penunjang di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Masyarakat Desa Matang Danau menyambut positif peninjauan langsung ini. Melalui pengawalan ketat dari tingkat kabupaten hingga kementerian pusat, proyek Sea Wall di Kecamatan Paloh ini diharapkan menjadi role model pembangunan infrastruktur perbatasan yang integratif, berwawasan lingkungan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.
Kabar Investigasi ID merupakan media massa nasional yang berkomitmen menyajikan produk jurnalistik yang mendalam, independen, akurat, dan berimbang. Mengusung keterbukaan informasi, Kabar Investigasi ID aktif mengawal kebijakan publik serta dinamika pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah strategis dan perbatasan Indonesia.
Kontak Media / Ruang Pers:
Redaksi Kabar Investigasi ID
Email: redaksi@kabarinvestigasi.id | Website: www.kabarinvestigasi.id
Sambas, Kalimantan Barat - Indonesia

Komentar