Menguak Sisi Gelap Kebakaran SPBU Simpuan Insiden Tragis dan Temuan Berondong Jeriken di Area Steril. -->

Iklan Semua Halaman

Menguak Sisi Gelap Kebakaran SPBU Simpuan Insiden Tragis dan Temuan Berondong Jeriken di Area Steril.

Kabar Investigasi
Minggu, 07 Juni 2026

 



SAMBAS – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpuan, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas. Peristiwa yang terjadi pada kamis malam 5/6/2026, Memperlihatkan kobaran api yang membubung tinggi dan menghanguskan sebagian fasilitas pengisian bahan bakar. 


Namun, di balik musibah tragis ini, fakta Di lapangan menemukan sederet kejanggalan yang mengarah pada dugaan praktik ilegal penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi." Ungkap. Samsul Hidayat selaku Pimpinan Umum Media Kabar Investigasi ID. 


Pemblokiran Area pasca kejadian yang merupakan bukti nyata keseriusan pihak Kepolisian untuk mendalami kasus tersebut.


Kepanikan luar biasa melanda warga sekitar saat api dengan cepat melahap struktur SPBU di kegelapan malam. Logo Pertamina yang berdiri kokoh di samping kobaran api seolah menjadi saksi bisu atas kerugian besar yang ditimbulkan." Imbuh Samsul. 


Pasca kebakaran, situasi terkini SPBU dengan nomor registrasi 64.794.06 tersebut terpantau lumpuh total. Gambaran umum fasilitas yang kini dipagari besi pembatas. Area pengisian BBM diblokir sepenuhnya dengan rantai dan barikade, menghentikan seluruh aktivitas operasional guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Titik terang mengenai penyebab dan keterlibatan pihak luar mulai terkuak setelah api berhasil dipadamkan." Ujar Samsul  


Tumpukan Wadah Ilegal: Terlihat jelas sisa-sisa material beberapa jeriken plastik yang telah meleleh akibat suhu panas ekstrem.


Dugaan Praktik "Melangsir": Keberadaan berondong jerigen di dalam kendaraan nonsubsidi atau pribadi di area steril SPBU ini memperkuat dugaan kuat adanya aktivitas pelangsir BBM secara ilegal dalam skala besar.


Dugaan pelanggaran SOP Keselamatan: Pengisian BBM langsung ke wadah penampung (jeriken) di atas kendaraan merupakan pelanggaran berat terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan Pertamina, yang diduga menjadi pemicu utama timbulnya percikan api hingga terjadi ledakan.


Temuan jeriken di dalam kawasan SPBU Simpuan Semparuk ini menjadi tamparan keras bagi fungsi pengawasan distribusi BBM di wilayah hukum Kabupaten Sambas. Masyarakat kini mempertanyakan bagaimana kendaraan pembawa puluhan wadah penampung minyak tersebut bisa bebas beraktivitas di area pengisian tanpa adanya teguran dari pihak manajemen SPBU." Tutup Samsul Hidayat 


Hingga berita ini diturunkan, garis polisi dan barikade pemblokiran masih terpasang erat di lokasi kejadian.Beberapa media yang tayang termasuk Kabarinvestgasi id, masyarakat serta Lembaga akan terus mengawal kasus ini dan mendesak aparat penegak hukum (APH) serta pihak Pertamina untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum SPBU maupun mafia pelangsir BBM yang telah merugikan negara dan membahayakan keselamatan publik.


(Tim Redaksi/Kabar Investigasi ID)