Kualuh Leidong, 02 November 2026 -- Kuasa Hukum Keluarga Hiras Lumbanbatu, Regen Silaban, SH, Menyambangi ke Dua Kalinya Polsek kualuh leidong, Polres Labuhan batu, Senin Tgl 02/11/2026, untuk mempertanyakan kelanjutan kasus kematian kliennya dan Sekaligus mendampingi Saksi yang mendengar Jeritan Tegah malam pada Rabu malam Tgl 20/10/2026.saksi mendengar 2x jeritan di arah TKP.
Regen Silaban, SH juga menerangkan hasil konferensi pers yang dilakukan Dokter Forensik, Dr. Juliana Pasaribu, SP.f di Rumah Sakit Umum Daerah Ranto Prapat pada Hari Minggu, Tgl 25/10/2026, yang menyatakan Seluruh tubuh Korban tidak ada tanda-tanda kekerasan tetapi pada paru-paru korban ads Gumpulan Pasir, lumpur dan buih jadi Kita menduga itu jelas Korban Di Sengaja yang menghilangkan nyawa klien saya, karna tidak mungkin pasir dan lumpur tersebut di makan Almarhum kalau tidak di Sengaja,dan hasil dilapangan terlalu jauh berbeda,kerna dengan kasat mata,tanda tanda kekerasan ada seperti dileher korban ada jelas luka robek kayak dililit seutas tali.
Jadi diminta kepada pihak kepolisian harus bekerja extra untuk mengungkap siapa pelakunya,dan kami masyarakat khususnya kecamatan tanjung leidong siap membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.
Tambah Regen Silaban dalam kesaksian inisial "S" juga sudah menunjukan Tanda-tanda mengarah Ke Masalah tersebut, dan Saya Selaku kuasa hukum dan keluarga Almarhum Mendesak Pihak kepolisian Polsek kualuh leidong Supaya Serius Menangani Kasus ini Supaya cepat terungkap para pelaku yang kami Duga korban kekerasan mengakibatkan kematian kliennya Saya. "Tutup Regen,SH".
Dan diminta juga kepada polres labuhan batu supaya ikut mengungkap kejadian tersebut,kerna masalah ini Uda hampir 2minggu,dan yg dicurigai udah ada,dan keterangan saksi udah mengarah kesipelau,jadi harapan kami sebagai media,tolong dipercepat proses pengungkapannya.
Rep : Alfredo pardede

Komentar