Gerak Cepat dan Pendekatan Persuasif Polres Sambas Redam Ketegangan di PLBN Aruk: 5 Petugas Bea Cukai Kembali dengan Selamat. -->

Iklan Semua Halaman

Gerak Cepat dan Pendekatan Persuasif Polres Sambas Redam Ketegangan di PLBN Aruk: 5 Petugas Bea Cukai Kembali dengan Selamat.

Kabar Investigasi
Rabu, 04 November 2026

 


​

SAMBAS -- Polda Kalimantan Barat, Polres Sambas,Ketegangan yang sempat memicu konsentrasi massa di kawasan perbatasan akhirnya berhasil diredam melalui langkah cepat, koordinasi lintas wilayah, dan pendekatan persuasif yang dikomandoi langsung oleh jajaran Polres Sambas.Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K.,M.H., melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyampaikan," Insiden kesalahpahaman antara petugas Bea Cukai PLBN Aruk dan masyarakat asal Kabupaten Bengkayang tersebut tuntas secara damai setelah melalui proses mediasi intensif di Kantor Bupati Bengkayang pada Selasa (3/11/2026).


​Peristiwa ini bermula pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, ketika petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap empat WNI asal Kabupaten Bengkayang yang hendak melintasi perbatasan dari Indonesia menuju Malaysia melalui PLBN Aruk. Kesalahpahaman dalam proses pemeriksaan tersebut memicu adu argumentasi hingga keempat warga memutuskan membatalkan keberangkatan.



​Situasi berkembang kian memanas ketika sekitar pukul 18.30 WIB, jumlah massa yang mendatangi kawasan tersebut bertambah hingga mencapai kurang lebih 100 orang dari wilayah Bengkayang dan Landak. Dalam situasi genting di mana lima petugas Bea Cukai sempat dibawa oleh massa ke wilayah Kabupaten Bengkayang, aparat pengamanan di lapangan menghadapi kendala akibat jumlah massa yang besar.


​Menanggapi laporan eskalasi tersebut, Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., bersama personel Polres Sambas bergerak cepat tiba di PLBN Aruk. Tidak hanya berkoordinasi di tempat, Kapolres Sambas bahkan menyusul langsung rombongan massa ke Kabupaten Bengkayang demi memastikan situasi tetap terkendali serta mendorong penyelesaian secara damai.



​Penyelesaian tuntas tercapai pada Selasa (3/11/2026) pukul 09.30 WIB dalam forum mediasi di Kantor Bupati Bengkayang. Pertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang serta dihadiri oleh Kapolres Sambas, Kapolres Bengkayang, Dandim Bengkayang, perwakilan masyarakat, dan pihak Bea Cukai. Sekitar pukul 12.30 WIB, seluruh pihak menyepakati penyelesaian secara kekeluargaan melalui kesepakatan damai dan penerapan sanksi denda adat. Lima petugas Bea Cukai pun dikembalikan dengan aman, dan massa membubarkan diri,"


​ Kehadiran unsur Polri TNI, dan instansi terkait merupakan wujud komitmen nyata dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan perbatasan negara,Senantiasa Siap dalam rangka 


​"Upaya pengamanan dilakukan untuk mencegah meluasnya kesalahpahaman menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar. Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa mengedepankan komunikasi, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penyelesaian setiap persoalan kepada pihak berwenang sehingga situasi keamanan di wilayah perbatasan tetap aman dan kondusif," tegasnya.  

​

Editor / Penerbit: Kabar Investigasi ID