Warga Desa Sumber Agung, Dusun 2 Kecamatan Buay Madang Dihebohkan Dengan Penggerebekan Oknum Anggota Polisi Saat Bersama Dengan Seorang Perempuan Yang Berstatus Istri Orang. -->

Iklan Semua Halaman

Warga Desa Sumber Agung, Dusun 2 Kecamatan Buay Madang Dihebohkan Dengan Penggerebekan Oknum Anggota Polisi Saat Bersama Dengan Seorang Perempuan Yang Berstatus Istri Orang.

Kabar Investigasi
Senin, 05 Oktober 2026



OKU TIMUR – Warga Desa Sumber Agung, Dusun 2 Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, provinsi Sumatera Selatan dihebohkan dengan adanya penggerebekan terhadap seorang oknum anggota kepolisian yang diduga sedang berada di dalam rumah bersama seorang perempuan yang diketahui berstatus sebagai istri orang, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.


Informasi yang dihimpun, perempuan tersebut berinisial NB diketahui telah menikah dan mempunyai dua anak, suaminya saat ini sedang berada di Kalimantan untuk bekerja. Sementara itu, warga menduga adanya hubungan khusus antara perempuan tersebut dengan oknum anggota polisi yang bersangkutan sudah lama, Kecurigaan warga kemudian berujung pada penggerebekan yang dilakukan pada dini hari tadi.


Dalam kejadian tersebut, warga bersama Kepala Desa Sumber Agung dan Bhabinkamtibmas Desa Sumber Agung, mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian yang merupakan rumah dari perempuan selingkuhan dari oknum polisi tersebut.


Penggerebekan dilakukan setelah masyarakat memperoleh informasi mengenai dugaan memiliki hubungan khusus antara keduanya. Warga kemudian membawa oknum polisi tersebut ke kantor desa Sumber Agung sekitar pukul 05 pagi.


Tak selang lama oknum polisi tersebut di bawa ke polres OKU Timur oleh anggota Propam guna di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Kapolsek Buay Madang saat di temui dikantor mengatakan "itu bukan anggota saya ,dia tugas di Satnarkoba polres OKU Timur,silakan dikonfirmasi di polres"ucapnya. 


Karena itu, masyarakat berharap pihak kepolisian dapat melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan sehingga dapat di beri sangsi seberat-beratnya.


Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres OKU Timur terkait status pemeriksaan maupun sanksi terhadap oknum anggota polisi tersebut.


Rep : Fiki