PALI -- Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten PALI menyebabkan jembatan sungai sangkut penghubung antara Desa Kota Baru Dengan desa Muara Ikan Kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI ambruk.
Jembatan sungai sangkut sepanjang 200 meter tersebut merupakan penghubung Desa kota Baru dan Desa Muara Ikan Kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI .
"Yusri Qolbi S. Kom kepala Desa Kota Baru menuturkan, diduga ambruknya jembatan itu akibat guyuran hujan lebat dan hantaman derasnya arus sungai. “Hujan deras dalam beberapa hari ini membuat debit air sungai naik dan arus menjadi deras. Tidak ada yang mengetahui ambruknya, jembatan,”kata Qolbi.
Minggu (5/04). Selain hujan dan arus deras, lanjut Qolbi, usia jembatan kayu dari gotong royong warga sudah tua sekitar 10 tahun lebih. “Kemungkinan besar usia jembatan tersebut dianggap ikut andil menyebabkan ambruknya jembatan.
Kayu-kayunya kan banyak yang sudah lapuk. Tiang penyangganya pun tidak kuat menahan derasnya arus sungai. Akhirnya jembatan ini pun ambruk,”terangnya.
Menurutnya, jembatan sungai sangkut tersebut akses jalan penghubung dua Desa juga biasa dilewati pengendara sepeda motor dan para siswa yang akan sekolah dan juga para petani terutama pada cetak sawah rakyat program Prabowo buat sandang pangan , kesehatan para medis terhalang putus nya jembatan sungai sangkut yang ambruk.
Bahkan gara-gara jembatan sungai sangkut tersebut ambruk, para petani cetak sawah rakyat mau petani karet memilih nyebur ke sungai, daripada harus memutar jauh. Padahal ketinggian air sungai sampai paha. “Tidak ada jalan lain untuk dilintasi. Dan yang lebih parah nya lagi para siswa harus melewati sungai untuk pergi ke sekolah. Daripada telat tiba disekolah ya mereka terpaksa lewat sungai (dibawah jembatan yang ambruk),”ungkap Yanto petani cetak sawah rakyat.
Rep : Nopriadi

Komentar