WAY KANAN - Upaya pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Way Kanan Kampung Negara Ratu Kabupaten Way Kanan akhirnya membuahkan hasil. Namun, pencarian tersebut berakhir duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Alvi 8 tahun warga Desa Negara Ratu Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Suprianto mengatakan korban ditemukan oleh tim SAR bersama tim gabungan Dari Koramil,Polsek serta Masarakat pada (10/6/2026) sore sekitar pukul 17.50 WIB.
Korban ditemukan mengapung di tepi sungai Way Kanan wilayah Desa Negara Batin yang berjarak 8-9 km dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam
"Korban ditemukan berjarak antara 8-9 kilometer dari titik awal kejadian. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," Kepala BPBD,Suprianto saat dikompirmasi oleh awak media Kabar Investigasi.id Kabiro Way Kanan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang berenang bersama empat orang temannya di Sungai Way Kanan.
Saat asyik bermain air, korban diduga terseret arus hingga akhirnya hilang tenggelam.
Teman-teman korban yang mengetahui kejadian tersebut tidak mampu memberikan pertolongan karena derasnya arus sungai.
Setelah menerima laporan, tim SAR dari BPBD Way Kanan bersama Tim gabungan,masarakat,Anggota Koramil dan Polsek setempat langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian dan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga serta dimakamkan.
"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh unsur SAR BPBD Way Kanan yang terlibat kembali ke satuan masing-masing," kata Suprianto.
Basarnas Way Kanan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Way Kanan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai yang memiliki arus cukup kuat.
Menurutnya, pengawasan orang tua sangat diperlukan ketika anak-anak bermain atau berenang di sungai guna menghindari kejadian serupa.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan. Arus sungai yang deras dapat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan," tutupnya. ( IDRIS )

Komentar