SAMBAS – Dalam upaya mendukung transparansi dan akuntabilitas pejabat publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas, media Kabar Investigasi ID melakukan penelusuran terhadap kepatuhan pelaporan harta kekayaan pejabat daerah.
Fokus kali ini tertuju pada Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Ponidi, S.K.M., M.M. Berdasarkan data resmi yang diunduh dari portal e-Announcement LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tercatat adanya fluktuasi dan rincian aset yang menarik untuk disimak publik.
Dalam laporan periodik teranyar (Tahun 2023), total kekayaan bersih Ponidi mencapai Rp1.228.618.358. Angka ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya.
Berikut adalah komposisi kekayaan yang dilaporkan:
Tanah dan Bangunan: Mendominasi dengan nilai total Rp925.000.000. Aset ini merupakan titik sentral dari kekayaan yang bersangkutan, yang tersebar di wilayah Kabupaten Sambas.
Transportasi: Memiliki nilai Rp116.500.000, yang mencakup kendaraan roda dua dan roda empat.
Kas dan Setara Kas: Tercatat sebesar Rp136.118.358.
Hutang: Dalam laporan tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan ini tercatat tidak memiliki hutang (Rp0), yang menunjukkan kondisi finansial yang cukup stabil.
Pimpinan Umum Kabar Investigasi ID, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa publikasi data LHKPN ini bukan bertujuan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk fungsi kontrol sosial media terhadap pejabat negara. Rabu 13/5/2026.
"Sebagai media investigasi, kami berkewajiban memantau apakah harta yang dilaporkan sesuai dengan profil jabatan dan fakta di lapangan. Ini adalah bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai keterbukaan informasi," ungkap redaksi.
Hingga berita ini diturunkan, data tersebut berstatus "Sudah Terverifikasi" oleh KPK, yang berarti telah memenuhi syarat administratif pelaporan. Publik berharap agar setiap pejabat di lingkungan Pemkab Sambas terus konsisten dalam melaporkan kekayaannya secara jujur dan berkala.kami membuka ruang untuk pihak terkait memberikan hak jawab nya,
Rditor media kabar investigasi id

Komentar