SAMBAS – Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas meluncurkan operasi pasar murah yang tersebar di beberapa kecamatan. Sabtu 23/5/2026, kegiatan tersebut berlangsung di Desa Penjajab,Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. Langkah intervensi ini diambil sebagai wujud kepedulian nyata untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah dan kurang mampu yang paling terdampak oleh fluktuasi harga barang pokok.
Berdasarkan pantauan lapangan, program ini tidak sekadar menjadi ruang transaksi ekonomi, melainkan instrumen penting dalam merawat kondusifitas dan membangun rasa cinta antar sesama warga Sambas di tengah tantangan ekonomi global.
Bupati Sambas dalam penyampaiannya memberikan edukasi sekaligus motivasi mendalam agar masyarakat tidak kehilangan optimisme. Beliau menekankan pentingnya ketahanan mental dan penguatan solidaritas sosial.
"Pasar murah ini adalah stimulan dari pemerintah, namun kekuatan sejati Kabupaten Sambas ada pada rasa cinta dan kepedulian antar sesama warga. Jangan biarkan kesulitan mengikis kebersamaan kita. Justru di saat seperti ini, kita harus saling merangkul—yang longgar rezekinya membantu yang kekurangan, yang muda mendahului yang tua. Mari jadikan momentum ini untuk melatih kemandirian, bijak mengelola pangan, dan memperkokoh gotong royong. Sambas akan bangkit lebih kuat jika kita bergerak bersama dengan hati," tegas Bupati Sambas.
Sebagai media yang konsisten mengawal keterbukaan dan kebijakan publik, Kabar Investigasi ID memandang bahwa kehadiran negara di tengah kesulitan warga adalah sebuah keharusan konstitusional.
Namun lebih dari itu, lahirnya kesadaran kolektif untuk saling menjaga, mengantre dengan tertib, dan mengutamakan kelompok rentan selama operasi pasar berlangsung, menjadi bukti bahwa modal sosial terbesar Bumi Sambas adalah rasa kemanusiaan yang erat. Sinergi antara kebijakan yang tepat sasaran dan kedewasaan masyarakat inilah yang akan menjadi fondasi utama kemajuan daerah. (Red)

Komentar

